Kalian sudah membaca artikel tentang Cara Menyambung LED Strip ke Listrik PLN?
Di artikel kali ini, kita masih membahas mengenai LED Strip, si lampu pita serbaguna yang digandrungi banyak orang. Nah, yang akan kita bahas kali ini yaitu tentang cara menghitung biayalistrik LED Strip.
Berapa banyak daya yg dikonsumsi sang penggunaan LED Strip? Dan porto listriknya mahal atau murah ya?
Yuk langsung kita simak di artikel ini!
Voltase, Daya Listrik, dan Arus Listrik AC/DC pada LED Strip
Voltase umum yang paling popular / umum digunakan merupakan 12V DC & 24V DC. LED Strip 12V
Keunggulan & kelemahan LED dengan voltase 12V merupakan menjadi berikut.
Keunggulan :Paling banyak tersedia pada pasaranHarga lebih irit daripada led strip 24VCenderung lebih kondusif dipakai lantaran tegangannya rendah di 12V, sebagai akibatnya nir berbahaya bila terkena anggota tubuh
Kelemahan :Tegangan rendah, sehingga semakin rendah tegangan, maka buat power yang sama, diperlukan arus listrik yg lebih besar LED Strip 24V
Keunggulan serta kelemahan dari LED dengan voltase 24V adalah menjadi berikut.
Keunggulan :Paling stabil, menggunakan tegangan 24V buat power yang sama, hanya membutuhkan arus hanya setengah menurut arus yang dibutuhkan led strip 12VDengan tegangan 24V, LED Strip mempunyai power yang lebih besardaripada LED Strip jenis 12V.
Kelemahan :Pada umumnya harga led strip 24V lebih tinggi menurut led strip jenis 12V DC.Power supply yg tersedia umumnya memiliki harga lebih mahal dan lebih sedikit jenisnya.Arus Listrik / Daya dalam Strip LED
Nah, setelah mengetahui liputan pada atas, kinikita akan membahas arus listrik LED Strip memakai sebuah contoh illustrasi.
Ilustrasi ini memakai LED Strip dengan watt yg sama yaitu 120 Watt.Pada Led Strip 12V DC, membutuhkan arus = 120Watt / 12Volt = 10 AmperePada Led Strip 24V DC, membutuhkan arus = 120Watt / 24Volt = 5 Ampere
Dari illustrasi pada atas, bisa disimpulkan bahwa semakin akbar Power LED Strip, otomatis semakin akbar pula arus listrik yg didapatkan, sebagai akibatnya mengakibatkan semakin besarpanas tahanan yg dialirkan dalam rangkaian sirkuit LED Strip.
Dan demikian juga kebalikannya, semakin kecil arus listrik, maka semakin minijuga panas tahanan yang dialirkan (pada model diatas, arus lima Ampere membuat panashanya setengah berdasarkan arus 10 Ampere).
TAHUKAH KAMU? Umur mata lampu LED sangat tergantung pada panas yg dihasilkan. Semakin minipanas dalam mata LED, maka umur mata lampu akan semakin panjang & tidak cepat redup!Cara Menghitung Biaya Listrik LED Strip
Kalkulator Power Consumption LED Strip
Dengan perkembangan pencahayaan LED ketika ini, LED diakui sebagai generasi baru produk irit tenaga dan perlindungan lingkungan. Selain itu, diakui jua bahwa LED Strip adalah lampu dengan konsumsi daya yang rendah.
Nah, kali ini kita akan membahas tahapan bagaimana cara menghitung Power Consumption LED Strip :Pertama – tama tentukan jenis lampu yang ingin digunakan sesuai dengan kebutuhanKetahui besaran watt/ power menurut LED Strip tersebutHitung total Watt atau Power yang dikonsumsi lampu dengan rumus : Watt = Volt x Ampere
Untuk pemasangan lampu drop ceiling (plafon) sebuah rumah, akan menggunakan LED Strip dengan Panjang 7 meter. Jenis LED Strip yang digunakan merupakan SMD2835-120 menggunakan power 12W/ meter.Besar watt power lampu SMD2835-120 merupakan : 12 Watt/ meter = 7 m x 12 W= 84 WattPower supply yang dibutuhkan dengan kapasitas minimal = 84 Watt / 12 Volt = 7 Ampere
Untuk porto listriknya, kalian bisa mengkonversinya sesuai menggunakan tarif KWH kalian masing-masing ya!
Mampir saja ke artikel s-gala.com tentang Cara Menghitung Biaya Listrik!
Jangan lupa buat intip peluang usaha menarik berkaitan dengan Lampu dan LED Strip melalui WA customer service kami ya!